Memahami gelombang perubahan terbesar dalam sejarah — dan bagaimana kita bisa menungganginya.
S.ST., M.Kom., Ir.
📍 Makassar, Indonesia
💼 @nurinsanakbar
🐙 akbardevs
IT Consultant (Data Scientist)
Diskominfo Kota Makassar · 2023–2025
Fullstack Developer
Atma Connect, California · 2020–2021
CTO
PT. Digikreatif Teknologi Indonesia · 2020
Software Engineer
PT. Telkomsel · 2019
Pendidikan
M.Kom. — Universitas Hasanuddin
S.ST. — Politeknik Negeri Ujung Pandang
Ir. — Professional Engineer, 2024
Gojek, Grab
GoPay, OVO, m-banking
TikTok, IG, YouTube
Itulah transformasi digital. Bukan sekadar teknologi — tapi bagaimana teknologi mengubah cara kita hidup, bekerja, dan menciptakan nilai.
Contoh: Rumah sakit scan rekam medik pasien ke komputer.
Prosesnya sama, formatnya berubah.
Contoh: Pasien konsultasi dokter dari HP tanpa harus keluar rumah (Halodoc, Alodokter).
Model bisnisnya berubah total.
Pertanyaannya bukan "apakah industri saya akan bertransformasi?" — tapi "kapan, dan apakah saya siap?"
GoTo, Traveloka, Bukalapak, OVO — semua lahir dari sini
Top 5 pertumbuhan ekonomi digital tercepat di dunia
Ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara
| Sektor | Sebelum | Sesudah |
|---|---|---|
| Perbankan | Antri di bank, isi formulir kertas | Mobile banking, paylater, e-wallet |
| Transportasi | Cegat taksi, nego harga | 1 tap, real-time tracking, cashless |
| Pendidikan | Buku fisik, tatap muka saja | LMS, video learning, AI tutor |
| Kesehatan | Antri dokter berjam-jam | Telemedicine, rekam medik digital |
| Pertanian | Manual, bergantung intuisi | Sensor IoT, drone, prediksi panen AI |
| Ritel | Toko fisik, jam buka terbatas | E-commerce 24/7, pengiriman same-day |
Satu sektor, dua realita berbeda — inilah transformasi digital yang sesungguhnya.
Sebelum: 5 langkah, 2+ jam, harus datang fisik
Sesudah: 3 langkah, 10 detik, dari mana saja
Maret 2020 — kalian yang ada di sini mengalaminya sendiri. Ini bukan teori.
Dalam 14 hari, seluruh sistem pendidikan Indonesia — dari SD hingga universitas — dipaksa bertransformasi digital. Bukan 20 tahun. Bukan 5 tahun. Dua minggu.
Sebelum COVID, digitalisasi pendidikan dibahas selama bertahun-tahun tapi tidak berjalan.
Krisis adalah akselerator terbesar transformasi digital. Tidak ada pilihan selain berubah.
Transformasi digital tidak selalu butuh waktu lama — yang dibutuhkan adalah keharusan.
Bukan semua harus dikuasai — tapi semua harus dipahami.
Mesin yang belajar dari data dan membuat keputusan
Infrastruktur digital tanpa beli server fisik
Perangkat fisik yang saling terhubung via internet
Ledger transparan, terdesentralisasi, tak bisa dimanipulasi
92% internet Indonesia diakses via HP
Bukan robot humanoid seperti di film. AI adalah kemampuan mesin belajar dari data.
Spotify/Netflix — rekomendasi konten personal
Google Maps — route terbaik dari jutaan data realtime
ChatGPT — nulis, jelaskan, coding, analisa
Bank kamu — deteksi fraud transaksi realtime
AI tidak akan menggantikan manusia.
Tapi manusia yang paham AI akan menggantikan manusia yang tidak paham AI.
Diagnosa penyakit dari foto, prediksi hama pertanian, personalisasi iklan e-commerce, analisa dokumen hukum.
Dulu startup butuh modal besar untuk beli server. Sekarang tidak.
Tidak ada biaya infrastruktur di muka. Start kecil, scale saat butuh.
Traffic naik 10x? Server bisa ikut naik otomatis tanpa beli hardware baru.
Deploy di Jakarta, Singapore, US — semua bisa dari laptop.
Startup kecil bisa punya infrastruktur sekelas enterprise.
AWS · Google Cloud · Microsoft Azure · Alibaba Cloud
IDCloudHost · Biznet · Telkom Sigma
Modal untuk membangun startup digital tahun 2024 jauh lebih kecil dari yang kamu bayangkan.
Perangkat fisik yang terhubung ke internet dan saling bicara satu sama lain.
Lampu, AC, kunci pintu, CCTV — dikontrol dari HP mana pun.
Sensor tanah kirim data ke petani: kapasitas air, pH, suhu optimal.
Smartwatch pantau detak jantung, saturasi oksigen, langkah kaki realtime.
Mesin kirim alert sebelum rusak — predictive maintenance.
Banyak sektor tradisional belum tersentuh (pertanian, perikanan, manufaktur kecil)
Harga sensor & microcontroller (Arduino, ESP32) makin murah — di bawah Rp 100rb
Konektivitas 4G/5G makin luas ke pedesaan
Pemerintah mendorong smart city di ratusan kabupaten/kota
Tumbuh dengan teknologi — intuitif menggunakannya
Tidak ada "warisan" yang harus dipertahankan
Aset paling berharga yang sering tidak disadari
Lebih siap gagal, gagal lagi, dan akhirnya berhasil
| Profesi | Gaji Entry (IDR/bln) | Tren |
|---|---|---|
| Software Engineer | 7 – 15 juta | ↑↑ Sangat tinggi |
| Data Analyst / Scientist | 8 – 18 juta | ↑↑ Sangat tinggi |
| Cloud / DevOps Engineer | 10 – 25 juta | ↑↑ Sangat tinggi |
| Product Manager | 12 – 30 juta | ↑ Tinggi |
| UI/UX Designer | 6 – 14 juta | ↑ Tinggi |
| Cybersecurity Analyst | 10 – 20 juta | ↑↑ Sangat tinggi |
⚡ Penting: Di industri digital, portfolio dan skill jauh lebih dihargai daripada gelar semata. Banyak yang autodidak atau bootcamp graduate bekerja di perusahaan top.
Coding, desain, copywriting, video editing — di Upwork, Fiverr, Fastwork
Bangun software, jual subscription bulanan. Recurring revenue.
Kelola sosmed, iklan, website untuk bisnis lain. Retainer bulanan.
YouTube, TikTok, newsletter berbayar — monetisasi audiens.
Jual produk online tanpa stok fisik. Fokus di marketing.
Distribusi produk/layanan teknologi ke pasar lokal. (Model Algenz)
Python (AI/data), JavaScript (web), PHP/Go (backend)
Excel lanjutan → SQL → Python (Pandas)
Figma — UI/UX prototyping, design system
Meta Ads, Google Ads, SEO, Analytics
Skill ini yang membedakan developer biasa dan tech leader.
Keputusan berdasarkan angka, bukan feeling.
Googling, baca dokumentasi, ikuti course online. Dunia digital berubah cepat.
LinkedIn aktif, GitHub terbuka, komunitas profesional.
Ada ekosistem lengkap yang siap mendukung perjalanan kita.
Dicoding · Coursera · BuildWithAngga · Udemy · Sanbercode
DIGITALENT Kominfo · Kartu Prakerja · Google Bangkit
Telkom IndigoHub · Ideabox · MDI Ventures · Plug and Play
Angel investor · VC · Hibah BPPI · Program inovasi Kemenristek
Hambatan terbesar bukan kurangnya ekosistem — tapi kurangnya keberanian untuk melangkah pertama kali.
Bukan jalan lurus. Bukan tanpa hambatan. Tapi konsisten bergerak maju.
SMK Informatika Komputer Mahardika Makassar
Juara 1 WEB Design Competition
Elektro Invention Race 2013
Bebas tes masuk Politeknik
Teknik Komputer & Jaringan
Politeknik Negeri Ujung Pandang
Lippo Group Scholarship
Penerima beasiswa 2016
Technical Support
PT. Mitra Karsa Utama · Jakarta
IT Support
PT. Indonesia Comnet Plus
Software Engineer
PT. Telkomsel · Makassar
CTO
PT. Digikreatif Teknologi Indonesia
Sr. Mobile Developer Remote
GeekGarden · Yogyakarta
Fullstack Developer
Atma Connect · California 🇺🇸
M.Kom. — Universitas Hasanuddin
Sambil tetap aktif bekerja
IT Consultant / Data Scientist
Diskominfo Kota Makassar · 2023–2025
Ir. — Professional Engineer
Universitas Hasanuddin · 2024
Founder & CEO
Algenz Creative Tim (algenz.id)
Director
PT. Distritek Solusi Indonesia
Director
PT. Aistech Global Solution
Co-Founder
MR. T (PT. Tukang Inovasi Digital)
Dari perjalanan 11 tahun — SMK sampai direktur.
Juara web design di SMK memberi saya akses bebas tes masuk Politeknik. Skill yang terasah sejak dini adalah investasi jangka panjang.
Saya mulai sebagai technical support, bukan software engineer. Setiap peran adalah stepping stone — yang penting terus bergerak naik.
Dari Makassar, saya bisa bekerja untuk startup di California. Internet menghapus batas geografis — yang dibutuhkan hanya skill yang relevan.
S2 sambil tetap bekerja, lanjut ambil gelar Insinyur Profesional. Di dunia teknologi, yang berhenti belajar akan tertinggal dalam 2–3 tahun.
"Titik awal kita sama — bangku sekolah, koneksi internet, dan rasa penasaran yang besar. Sisanya adalah pilihan yang dibuat setiap hari."
Tidak butuh modal, tidak butuh izin siapa pun. Hanya perlu mulai.
Daftar 1 course gratis — Dicoding, Coursera, atau YouTube. Komit 30 menit per hari.
Foto profesional, bio yang kuat, cantumkan skill dan minat. Mulai bangun jejak digital yang positif.
Tulis di kertas: problem apa yang kamu lihat yang mungkin bisa diselesaikan dengan teknologi?
"Saya sama seperti teman-teman, semua dimulai dari bangku pendidikan.
Dengan mimpi sebesar ini — dan keraguan yang jauh lebih besar.Yang membedakan bukan bakat.
Hanya satu: saya tidak berhenti."
Terima kasih — ada yang ingin ditanyakan?